Ayam Bakar Mas Mono Goes to New York!


JAKARTA – Kesuksesan rumah makan Ayam Bakar Mas Mono tampaknya sudah tidak diragukan. Setelah malang-melintang di dalam negeri, kini Mas Mono membawa usaha ayam bakarnya ini berekspansi ke luar negeri.

Ayam Bakar Mas Mono yang sudah memiliki cabang di Tokyo, Jepang, London, dan Inggris ini juga sering disebut-sebut dan mendapatkan dukungan oleh para tokoh pengusaha yang telah sukses. Sandiaga S Uno, pengusaha muda yang juga merupakan Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang UMKM dan Koperasi juga memberikan dorongan kepada Mas Mono ini untuk terus memperluas sayap bisnisnya.

“Ayam Bakar Mas Mono sekarang ada di Tokyo dan London. Ini akan memperkuat perekonomian kita,” jelas Sandi dalam sambutannya di acara Rapat Koordinasi Nasional UMKM yang diselenggarakan Kadin Indonesia, di JCC, Jakarta, Jumat (3/9/2010).

Sementara itu, Pejabat Sementara Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Adi Putera Taher juga memberikan dukungannya jika Ayam Bakar Mas Mono berekspansi ke New York, Amerika Serikat (AS). “Jika tadi Pak Sandiaga Uno mengharapkan Ayam Bakar Mas Mono mampu berekspansi ke New York, itu pasti bisa,” kata Adi.

Seperti dikutip dari ayambakarmasmono.wordpress.com, Ayam Bakar Mas Mono ini dirintis oleh Agus Pramono, yang akrab disapa Mas Mono sejak tahun 2000 lalu dengan membuka lapak di depan Universitas Sahid, Jakarta.

Dengan dukungan istrinya, Nunung  yang jago memasak dan Mono yang menjalankan bisnis ini. Pertama kali jualan, Mono hanya membawa lima ekor ayam yang ia jadikan 20 potong. Hanya saja pada waktu itu yang laku hanya 12 potong.

Kombinasi antara menu yang enak dan ketekunan, sedikit demi sedikit membuat ayam bakar mas mono membuahkan hasil. Hari demi hari, minggu berganti minggu, tahun beranjak tahun, ayam bakarnya pun semakin laris. Warungnya yang semula hanya menghabiskan lima ekor ayam sudah mampu menjual 80 ekor ayam per harinya. Karyawan yang semula hanya satu orang bertambah menjadi beberapa orang.

Selanjutnya, Mas Mono mulai melakukan ekspansi warungnya. Dari salah satu pelanggannya, ia mendapatkan penawaran tempat di jalan Tebet Raya Nomor 57, meski lapaknya terbilang kecil. Di tempat ini, Mono hanya bisa menempatkan dua bangku kecil, tetapi di luar dugaan pelayannya membludak sehingga mereka rela makan sambil berdiri.

Setelah sukses di tempat ini, baru Mono mengusung nama Ayam Bakar Kalasan Mas Mono untuk jualannya. Sebelumnya, ia tidak memakai merek untuk warungnya. Sekarang ini, jumlah cabang dari warungnya telah mencapai lebih dari 15 cabang di Jakarta. Antara lain di  Jalan Tebet Raya, Jalan Tebet Timur Dalam,  Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang,  serta Jalan Raya Jati Makmur.

Selanjutnya, Mas Mono juga berniat membuka sejumlah cabang lagi di daerah Jabodetabek. Selain itu, dia juga bersiap-siap membuka cabang di luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, dan Saudi Arabia.
(wdi) (sumber okezone.com)

About wirasmada

Wirausaha Muda

Posted on 05/04/2011, in Kuliner and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: