Ridwan, Sukses Lewat bisnis wisata ‘wisatakita’ berkonsep backpacker


Ade Hapsari Lestarini – Okezone

KARIMUN JAWA – Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Pepatah yang tampaknya memang tidak bisa dianggap main-main, karena faktanya memang benar terjadi.

Seperti yang dialami oleh paman dan keponakan ini, yang membuat hobi menjadi bisnis yang bila dikembangkan secara serius bisa mengalirkan uang ke kantong secara mudah.

Adalah Ridwan (24), sang keponakan, yang mempunyai hobi menjelajah pulau dan menjadi backpacker serta membuat ide untuk berwisata murah meriah. Dia bersama sang paman, Azis Abdullah (26), pun mendirikan bisnis wisata ke pulau, bertajuk wisatakita. Didirikan Agustus 2009, saat ini peminat wisata murah meriah tersebut pun makin bertambah.

Hanya bermodalkan membuat website, pria lulusan desain di Universitas Sebelas Maret (UNS) ini pun coba menyalurkan hobinya menjadi keuntungan yang menggiurkan. “Awalnya memang saya suka menyambangi pulau-pulau, hobi. Terus saya buat wisatakita, enggak nyangka peminatnya banyak juga,” tutur Ridwan kepada okezone, belum lama ini.

Ridwan pun saat ini terhitung baru menjelajah pulau di Jawa, Bali, dan Lombok. Tak menutup kemungkinan, dirinya akan menyambangi pulau-pulau lainnya di daerah lain. “Kita juga harus hitung budget-nya dulu, kalau bisa kita buat seminim mungkin. Namanya juga backpackers,” ujarnya sembari tersenyum.

Dalam menjalankan bisnisnya, tak urung pria lajang ini juga pernah merugi, walaupun tidak sampai nombok. Namun sebaliknya, saat meraih untung, walaupun tak seberapa, dia bisa mengantongi sekira Rp1 juta untuk per trip-nya. Dalam sebulan saja, bila banyak peminat, dirinya bisa membuka perjalanan ke Pulau Karimun Jawa atau daerah lainnya hingga empat kali.

Dalam sekali trip, Ridwan membatasi maksimal 40 orang peserta yang ikut dalam perjalanan wisata tersebut. Seperti misalnya ketika berwisata ke Pulau Karimun Jawa di Jepara, per orangnya hanya dikenai sebesar Rp400 ribu saja. Bisa dibayangkan, berapa keuntungan yang diambil oleh Ridwan dan Azis, hanya sedikit saja.

“Rugi sih pernah ya. Tapi itu semua sudah risiko, kita tinggal nikmatin saja. Kalau lagi untung, lumayan untuk menyambung hidup. Yang penting sih bukan bisnisnya ya, tapi semuanya sudah hobi yang enggak bisa dipadamkan begitu saja,” bebernya.

Ridwan menambahkan, pada intinya setiap hal yang dijalankan dengan niat, pasti akan berjalan dengan lancar. Tentunya hal tersebut diselingi dengan niat yang tulus dan kerja keras. Selain itu, bila sudah menjalankan hobi, biasanya seseorang tidak akan memikirkan keuntungan dan kerugian yang didapatnya. Jadi, apakah Anda juga ingin mengikuti jejak Ridwan dan Azis ini? Silakan saja….(ade) (sumber okezone.com)

About wirasmada

Wirausaha Muda

Posted on 05/04/2011, in Jasa. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: