Monthly Archives: March 2013

Rizky Pohan, Sejak Masih SMA Sudah Merintis Usaha, Kini Berkibar Lewat Bisnis Rental Audio System ‘Pe Plus’

Rizky Pohan adalah seorang pria sukses yang

terjun bebas ke dunia rental audio system. Ia

pemilik Pe Plus Audio System Rental dan memiliki

studio rekaman yang sedang menggarap album

Ballads of The Cliché.

Cerita sukses Rizky Pohan dimulai sejak ia masih

 

duduk di bangku SMA, saat itu, dengan

bermodalkan peralatan home theatre milik

temannya dan sepasang lampu disko yang terkenal

pada zamannya, ia mulai menggeluti dunia

penyewaan audio system. Dengan peralatan minim

 

itu, la mencoba menawarkan jasa penyewaan

kepada remaja-remaja putri SMA Jakarta yang

menggandrungi dance. Pada saat itu, orderan

memang tidak banyak, tapi hasilnya lumayan, dari

mulut ke mulut akhirnya lumayan dikenal di

SMA-SMA daerah Jakarta Selatan.

Dari awalnya hanya sekadar have fun, namun

melihat adanya peluang bisnis yang menggiurkan,

Rizky mulai berpikir untuk serius menekuni bidang

ini. Maka semenjak kuliah, ia dan temannya, mulal

mengabdikan diri pada pekerjaan ini. Dengan modal

yang didapat dari investor, maka mulal dirintislah

usaha rental audio system itu. Ia juga melihat,

pada waktu ia memulal empat tahun yang lalu,

belum banyak rental audio system yang

bermunculan di Indonesia.

Menjalankan bisnis sambil kuliah jelas tidak

mudah, itu juga dialami Rizky pada awalnya.

Pengorbanan paling besar adalah waktu, karena

bisnis ini sangat menuntut waktu untuk menyiapkan

segalanya, “Weekend yang seharusnya bisa

jalan-jalan, gue keja. Pulang kuliah juga nggak bisa

kemana-mana, langsung kerja, waktunya orang

tidur kita kerja, waktunya orang kerja, kita kerja

juga … hahaha,” kelakarnya menjelaskan mengenal

pengorbanan dia yang paling besar.

Selain masalah waktu, orangtua juga sempat

tidak setuju dengan pekerjaan yang dipilih Rizky,

karena masalah waktu kerja yang tidak jelas.

“Waktu kerja gue kan, kebanyakan malem, dan gue

masih kuliah waktu itu. Orangtua gue sempet

 

mempertanyakan aja, sebenernya gue tuh lagi

ngerjain apa. Tapi lama-lama, pria lulusan

Interstudi ini berhasil meyakinkan kedua

orangtuanya dengan keberhasilan di bisnis yang

sedang ia jalankan seiring dengan kuliah yang

berjalan mulus. “Gue harus nunjukin bahwa gue

ngelakuin yang bener, dan sekarang gue buktiin

bahwa gue bisa sukses.”

Sekarang bisnis rental audio system yang fokus

 

untuk kegiatan indoor milik Rizky ini sudah

berkembang pesat, berbagai Event Organizer (EO)

besar sudah memercayakan pekerjaan kepadanya.

Beberapa EO besar dan ternama rutin bekerjasama

dengan rental audio system miliknya. Diakui Rizky,

kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama,

“Pokoknya kita usahain semua permintaan klien bisa

terpenuhi. Kalaupun ada yang barangnya kita nggak

punya, kita kasih alternatif lain yang nggak kalah

bagusnya. Semuanya harus dilakukan dengan

komunikasi yang baik,” ujarnya mantap.

Dengan bermodalkan kemauan yang keras,

tanggung jawab, dan konsisten terhadap bidang

yang ditekuninya, pria berusia 26 tahun ini sekarang

dapat menikmati hasilnya. Pendapatan yang

mencapai angka miliaran rupiah dan terus naik

persentasinya dari tahun ke tahun, jelas

pengorbanan Rizky selama ini tidak sia-sia. “Bisa

mencukupi diri sendiri, rumah, mobil juga sekarang

bisa kebeli, kecil-kecilanlah. Sekarang gue juga bisa

renovasi rumah orangtua gue,” ujarnya malu-malu.

Namun selain materi, pengakuan dan penghargaan

 

atas hasil jerih payahnya juga punya

kebanggaan yang tidak bisa dihitung nilainya.

Bekerjasama dengan Twilite Orchestra dan band

groovy jazz Maliq and D’essential menjadi

kebanggaan tersendiri dalam perjalanan kariernya.

“Bisa kerjasama dengan Twilite Orchestra dan Maliq

punya kebanggaan tersendiri buat gue, berarti kerja

gue selama ini dihargai orang lain.”

Walau sudah sukses, Rizky tidak mau statis

dan terbuai, ia masih terus mengembangkan

bisnisnya ke sektor-sektor lain yang masih dalam

lingkup pekerjaannya sekarang. Pe Plus Sendiri

pernah mendapat penghargaan dari Telex, sebuah

perusahaan communication device yang memegang

lisensi distributor untuk merek Bosch, Midas, dan

Electro Voice, sebagai bisnis rental terbaik dengan

menggunakan produk-produk mereka di tahun 2004

silam.

 

Dari Buku: Rahasia Jadi Entrepreneur Muda – Kumpulan kisah para pengusaha muda yang sukses berbisnis dari nol, Penulis: Faif Yusuf, Penerbit: DAR! Mizan

Maheka Yanti, Bisnis Pernik Unik yang Sukses Tembus Hingga Mancanegara

Maheka Yanti, akrab dipanggil Eka, sebelumnya

tidak pernah menyangka kalau produk bisnis

pernik unik yang dirintisnya mulai Februari 2006, kini

telah menyebar hingga mancanegara. Berkat online

store http://www.pernik-unikdiary.blogspot.com yang

didirikannya, Eka bahkan telah mengekspor

sebanyak empat container empat puluh feet untuk

produk furniture dan homewares sebagai trial order

dari seorang buyer di Prancis.

Sebetulnya, toko online tersebut didirikan Eka

dengan niat awal sekadar ingin mencari penghasilan

 

tambahan dan memanfaatkan waktu luang pada

akhir pekan. Berawal dengan modal sebesar Rpl,7

juta, kini pendapatan yang bisa dinikmati dari

bisnisnya sudah jauh melebihi gaji yang diterimanya

dari kantor tempatnya bekerja.

Saat pertama kali mendaftar gratis pada situs

direktori bisnis http://www.indonetwork.co.id pun, Eka

sebenarnya tidak terlalu serius. Sehingga bisa

dibayangkan betapa dia kelabakan saat ada e-mail

pertama masuk dan minta daftar harga. Padahal

saat itu, dia belum membuat daftar harga sama sekali.

Hatinya begitu gembira saat order pertama

diterima dan uang masuk ke rekeningnya. Walaupun

untungnya memang belum seberapa, transaksi

pertama tersebut memberikan kepuasan batin yang

benar-benar tak ternilai saat itu.

Seiring perjalanan waktu, berkat ketekunan Eka

dalam bisnis ini, pernik unik semakin banyak dilirik

orang. Konsekuensinya dia harus memanfaatkan

waktu malam hari dan akhir pekan untuk selalu

memenuhi pesanan. “Memang harga yang cukup

mahal untuk dibayar, tapi semuanya saya jalankan

dengan fun dan melibatkan keluarga. Pernik unik

serasa terus memberi spirit kepada saya untuk

bertahan. Spirit untuk membantah bahwa saya

tidak punya jiwa dagang. Spirit untuk menunjukkan

potensi dan kreativitas diri, dan spirit untuk mulai

membangun fondasi usaha,” ujar wanita yang fasih

berbahasa Inggris ini.

Banyak pengetahuan dan pengalaman yang Eka

 

dapatkan saat menjalankan bisnis ini. Kini, dia tidak

harus bolak-balik ke jasa ekspedisi untuk

mengantarkan paket. Dia sudah menemukan sebuah

jasa ekspedisi yang memberikan servis antar jemput

di tempat, dengan harga yang kompetitif, dan

delivery yang selalu on time. Waktu juga yang

kemudian mengantarkannya bertemu dengan satu

per satu pengrajin langsung, yang membuat harga

jualnya tetap kompetitif.

Kesabaran bersama waktu tersebut juga memberi

 

banyak hikmah positif bagi Eka. Bertemu

dengan seribu satu tipe pelanggan merupakan hal

yang menyenangkan baginya. Banyak orang yang

awalnya adalah pembeli produk pernik unik, kini

menjadi teman baiknya. Bahkan, beberapa di

antaranya sudah seperti adik dan saudara yang

hingga kini pun masih tetap menjadi pelanggan setia.

Tercatat beberapa kali ada customer yang

mengirimkan oleh-oleh khas daerahnya buat Eka

dan keluarga. Mereka juga berbagi cerita, bahkan

kadang curhat pribadi saat ada kesempatan untuk

chatting di Internet.

Pilihan Eka untuk mulai berbisnis secara online

didasarkan atas keyakinan bahwa ke depan orang

sudah akan terbiasa berbelanja via Internet. Toko

online tidak pernah tutup dan bisa menjangkau

pasar ke seluruh dunia. Saat baru berjalan,

pemintaan memang baru satu dua saja. Eka pun

pergi membeli dagangan hanya pada saat ada order

saja. Namun, seiring permintaan yang terus

 

meningkat, dia selalu belanja stok secara rutin tiap

akhir pekan.

Awalnya, semua pekejaan Eka ditangani sendiri.

 

Mulai dari hal kreatif, administratif, pembelian,

hingga urusan packing. Sementara suaminya

membantu untuk urusan keuangan dan akunting.

“Syukurlah sekarang saya sudah punya karyawan

yang membantu mengambil alih sebagian pekerjaan

yang biasa saya lakukan,” ujar wanita yang selalu

move forward ini.

Dalam berbisnis online, pertanyaan yang paling

sering ditanyakan seorang calon customer baru,

biasanya berhubungan dengan aspek kepercayaan.

Mereka ingin memastikan bahwa Eka benar-benar

akan mengirim produknya setelah mereka melakukan

transfer pembayaran.

Pertanyaan tersebut memang sangat wajar karena

 

interaksi yang terjadi memang hanya di dunia

maya. Eka pun berusaha meyakinkan bahwa dia

berbisnis dengan prinsip kepercayaan dan kejujuran.

Dia juga menjelaskan bahwa dirinya sudah berbisnis

online selama lebih dari satu setengah tahun, dan

hal ini bisa dibuktikan dengan melihat informasi

perusahaan di Indonetwork. Profil Eka yang dimuat

di majalah Wirausaha dan Keuangan edisi Mei 2007,

juga menjadi salah satu senjata untuk meyakinkan

calon customer.

Melalui online store-nya, Eka juga mendapatkan

 

kesempatan untuk melakukan ekspor ke

mancanegara, di antaranya ke beberapa negara

seperti Australia, Finlandia, dan Prancis. ‘Saya

 

memanfaatkan berbagai media direktori

perdagangan untuk memasarkan produk. Setelah

setahun lebih menjalankan bisnis ini, semakin

terjawab bahwa bisnis online adalah bisnis yang

sangat menjanjikan,” tegas istri Stenly ini.

Sejalan dengan perkembangan pernik unik, Eka

merasakan adanya perubahan mindset, terutama

cara pengambilan keputusan dan keberanian.

Pernik unik bukan hanya fondasi buat SOHO (Small

Office Home Office) saya, tetapi juga fondasi diri

untuk terjun seratus persen sebagai pengusaha.

Saya ingin Iebih fokus membesarkan bisnis ini agar

lebih banyak tenaga kerja yang bisa terserap,

harap wanita yang punya cita-cita tinggi dan selalu

mau belajar ini.

Demand yang semakin hari semakin besar sudah

 

barang tentu membahagiakan buatnya, namun

di sisi lain dia juga menghadapi masalah

ketersediaan stok. Permasalahan yang muncul

tersebut justru menantangnya untuk lebih inovatif

dan kreatif. Banyak ‘aha’ yang didapat justru ketika

dia mendapatkan masalah.

Akhirnya, karena membludaknya permintaan,

dia memutuskan menyuntikkan sejumlah dana

tambahan untuk membeli stok yang lebih banyak.

Jangan pernah leave opportunity dan sampai lost

opportunity lagi. Belajar dari kesalahan lalu, saya

 

sering kali meminta customer untuk menunggu

sampai batas waktu tertentu karena kosongnya

 

stok. Kini jangan sampai hal itu terjadi lagi, papar

wanita yang baru berusia 30 tahun ini.

Salah satu poin yang mendongkrak penjualan

pernik unik adalah semakin menjamurnya reseller

produknya. Untuk item produk yang masuk kategori

best seller dia lebih senang untuk ambil margin tipis

dengan harapan reseller tetap mampu menjual

dalam range harga kompetitif. Harapan lainnya agar

dia mendapatkan faktor kali pada jumlah pembelian

yang terulang kembali.

Dengan melempar harga yang kompetitif ke

pasar, pernik unik mengalami suatu fenomena lain.

Di mana pembelian yang selama ini kebanyakan

didominasi reseller ritel dan end user, kini pelan tapi

pasti, berbagi tempat dengan para reseller

wholesale atau grosir.

Dari sisi pengiriman, dulu di masa awal saya

melakukan pengiriman dua kali sebulan, berlanjut

menjadi sekali dalam seminggu, lalu dua kali

seminggu, dan kini hampir setiap hari selalu ada

pengiriman. Demikian dengan jumlah pembelian

wholesale juga tak kalah banyak dengan pembelian

ritel yang selama ini mensupport bisnisnya.

Berdasarkan pengalaman Eka, ada beberapa

tips praktis untuk sukses berbisnis online.

1. Foto produk yang menarik. Jangan pernah

menyepelekan tampilan foto produk.

Penglihatan adalah indra pertama yang disasar.

Jadi buatlah calon customer jatuh cinta pada

pandangan pertama. Pilih warna-warna yang

eye catching, dan gunakan latar belakang

 

yang mendukung performa produk. Eka

mengalami masa di mana tas-tas lama yang

sangat susah laku, penjualannya mengalami

peningkatan setelah difoto ulang;

2. Update koleksi produk secara berkala.

Usahakanlah untuk meng-update katalog

produk dengan item-item baru secara teratur.

Orang lama-lama akan jemu masuk ke toko

online jika yang dipajang hanya itu-itu saja.

Apalagi untuk produk fesyen, tren selalu

berkembang dengan cepat. Jadi, usahakan bisa

terus mengikuti tren. Jangan malas untuk

meng-update toko dengan barang-barang baru

jika tidak ingin dikatakan out of date;

3. Selalu suguhkan produk-produk baru setiap

minggu. Bahkan, kadang produk yang baru

di-posting, terjual satu menit setelahnya.

Mengejutkan, tapi inilah dunia online, setiap

waktu pasti ada orang terjaga.

Kesuksesan Eka dalam mengembangkan pernik

unik tidak terlepas dari passion yang dimilikinya

dalam bidang ini. Dia menjalankan bisnis ini

berdasarkan hobinya yang suka belanja akan

barang yang unik dan indah. Kecintaan Eka pada

fesyen dan craft yang serba unik menjadikannya

sangat fun dan bisa terus bertahan dalam

menjalankan bisnis ini.

Kilas balik ke masa kuliahnya dulu, Eka senantiasa

 

punya keinginan untuk bisa mandiri. Beberapa

kali dia sempat berjualan kartu nama unik yang dia

bikin sendiri. Dia juga pernah berjualan baju ke

 

teman-teman sendiri. Selain itu, Eka juga sempat

bekerja sama dengan teman yang menjual

barang-barang palimanan dan Jogja’s craft di

Indonesian Export Galery. Saat ini pun Eka masih

bekerja sebagai buying agent untuk Australian

importer yang membuatnya selalu bertemu dengan

furniture cantik, dan berbagai craft yang eksotik.

Perjalanan bisnis yang dirintis Eka dan suami

sebagai buying agent (furniture & homewares) kini

telah terdaftar dan telah lolos verifikasi sebagai

member berbayar trust pass (member yang sudah

lolos seleksi Global Authentication & Verification

sebagai member yang bisa dipercaya) di

alibaba.com. Mungkin pengalamannya bekerja

selama lebih dari enam tahun memberikan banyak

sekali pembelajaran dan juga membukakan mata

akan peluang bisnis di bidang ini.

Mimpi Eka untuk mempunyai sebuah showroom

dan warehouse pun kini sudah terwujud. Bangunan

garasi rumahnya dia sulap sebuah home office,

dan sebuah ruang untuk showroom sekaligus

gudang stok yang lega untuk memajang berbagai

produk koleksi pernik unik.

Kebutuhan akan showroom ini dirasakannya

cukup mendesak setelah ada beberapa customer

yang berkunjung ke Bali ingin melihat

showroomnya. Ada juga beberapa travel guide

yang ingin membawa tamunya untuk belanja ke

showroomnya di Bali. Satu alasan lain yang

menguatkan, kebetulan di area perumahannya,

terdapat sebuah hotel yang sangat ramai jika masa

 

liburan tiba.

Melengkapi kesuksesan pernik unik versi online,

Eka akan melakukan soft opening toko offline-nya

dengan nama Bali Etnic di Sunset Point Kuta Bali

pada kuartal terakhir 2007.

Lokasi tokonya sangat strategis, karena berada

di sebuah kompleks pertokoan yang nantinya akan

bersebelahan dengan Starbuck, Lotus (supermarket

bahan makanan impor langganan para ekspatriat di

Bali), Bali Bakery, Le Meridien Spa, dan toko

terkenal lainnya. Selain menjadi sarana berkreasi

dan berekspresi, toko Bali Etnic tersebut merupakan

salah satu perwujudan mimpinya untuk mempunyai

sebuah gift shop.

Keberhasilan Eka men-supply produk pernik

unik untuk hipermarket Carrefour di Bali, juga

membuka peluang lain untuk men-supply berbagai

produk pernik unik untuk Carrefour Prancis pada

2008 dan seluruh jaringan hipermarket Carrefour di

Indonesia.

Meyakini bahwa apa yang sudah dirintisnya

masih jauh dari sempurna, dengan tangan terbuka,

Eka senantiasa senang menerima kritik, saran, dan

masukan yang membangun. Dia akan senantiasa

berbenah dan melangkah menuju hal-hal yang pasti

lebih baik.

 

Dari Buku: Rahasia Jadi Entrepreneur Muda – Kumpulan kisah para pengusaha muda yang sukses berbisnis dari nol, Penulis: Faif Yusuf, Penerbit: DAR! Mizan

Ikhwan Sopa, Mantan Akuntan yang Sukses Lewat Bisnis Sekolah Komunikasi QA Communication

Ketertarikan pada suatu bidang sering kali

membuat seseorang membuat keputusan yang

amat berani. Hal inilah yang terjadi dengan Ikhwan

Sopa. Terdidik sebagai akuntan, dan sekian lama

berprofesi sebagai konsultan pajak, tidak

menyurutkan langkah Sopa, begitu dia akrab

dipanggil, untuk merintis sebuah dunia baru.

Ketertarikannya pada dunia public speaking dan

pengembangan diri, membuatnya nekad mendirikan

QA Communication. Sebuah sekolah komunikasi

yang berbasis motivasi di Jakarta. Selain itu, dia

 

juga mendirikan milis bicara dan rajin menulis, yaitu

tips seputar motivasi dan pengembangan diri yang

dimuat dalam blog-nya http://www.milis-bicara.blogspot.com.

Melalui QA Communication, Ikhwan Sopa telah

melahirkan sebuah konsep brilian yang kini terbukti

telah mengubah kehidupan banyak orang. Konsep

tersebut lahir sebagai hasil dari penelitian dan

pembelajaran yang dilakukannya secara otodidak.

Konsep yang dirasakannya cukup unik, setelah

diolah cukup matang, dan dikemas dalam sebuah

sistem pelatihan, akhirnya siap diluncurkan ke

masyarakat.

Ketika pertama kali memulai memasyarakatkan

konsep ini, Sopa mendirikan event organizer sendiri

untuk menangani berbagai training yang

diadakannya. Akhirnya, lahirlah Power Workshop

EDAN yang semakin melambungkan namanya,

seiring dengan semakin meningkatnya permintaan

masyarakat untuk mengikuti workshop ini.

Sopa kini berkolaborasi dengan lebih dari 35

Event Organizer dari seluruh Indonesia untuk

menyelengganakan workshop-nya. “Saya pilih istilah

EDAN semata-mata karena unik dan membuat orang

Penasaran” ujar Sopa ketika ditanya mengenai ide

awal nama workshop tersebut.

EDAN merupakan sebuah metode pengembangan diri

 

yang action oriented, dengan fenomena

komunikasi sebagai modeling template-nya. Metode

EDAN akan mentransformasi realitas seseorang

menjadi lebih nyaman, approachable, dan

 

achievable. Dengan metode EDAN, seseorang akan

melihat, mendengar, dan merasakan dunia,

cita-cita, impian, dan harapannya dengan lebih

jelas dan dekat. EDAN adalah singkatan dari

Energy, Dignity, Anticipation, dan Nothing to Lose,

papar pria kelahiran Yogyakarta ini.

Sopa memakai fenomena public speaking sebagai

 

modelling template, karena menurutnya

karakter, kepribadian, dan tingkat percaya diri

seseorang dalam keseluruhan hidupnya, secara

tegas dan jelas tercermin pada rasa percaya dirinya

saat berbicara dan public speaking.

Workshop EDAN akan mentransformasi diri

seseorang menjadi orang yang Iebih percaya diri.

Bahkan, jika sekarang seseorang sudah merasa

percaya diri sekalipun, dia bisa menaikkannya ke

tingkat yang Iebih tinggi. Workshop EDAN adalah

sebuah workshop yang akan menjadikan seseorang

semakin dekat dengan sukses dan cita-citanya.

Setiap kesuksesan akan meningkatkan rasa

percaya diri. Makin kaya, makin berkuasa, makin

tinggi jabatan atau posisi, makin berkembang karier

dan profesi, makin berhasil di dalam bisnis, akan

membuat seseorang makin percaya diri. Maka,

orang yang telah sukses berada di puncak, akan

sangat tinggi rasa percaya dirinya.

Sejalan dengan naiknya prestasi dan pencapaian,

 

berbagai tantangan dan hambatan juga

akan makin besar dan makin berat. Maka sudah

sewajarnya, diperlukan rasa percaya diri yang juga

terus tumbuh, makin kuat, setara dengan berbagai

 

tantangan dan hambatan itu. Oleh karena itu,

diperlukan pemahaman dan keahlian tentang rasa

percaya diri.

Sopa menjelaskan bahwa penguasaan atas dua

kemampuan itulah yang membuat mereka lebih

dekat kepada kesuksesan dan cita-cita mereka,

sehingga mereka makin cepat mencapainya.Lebih

jauh lagi, orang yang sukses dan berhasil adalah

orang yang memahami bahwa kedua ramuan ajaib

tersebut, dapat dikembangkan sekaligus dengan

starting point menjadi lebih percaya diri saat

berbicara di depan orang banyak.

jika berhasil dengan baik dalam mempertahankan

 

dan meningkatkan rasa percaya diri Anda saat

benbicara di hadapan publik, Anda telah menguasai

dua keahlian di atas sekaligus. Anda menjadi lebih

pencaya diri dalam benbicara kepada onang lain dan

Anda lebih pencaya diri benbicara kepada diri

sendiri,” jelas pria yang pernah menjadi konsultan

pajak ini.

Sopa mengajak kita untuk mengingat sejenak

situasi, mood, dan perasaan kita, saat harus

benbicara di depan banyak onang. Kita akan

menemukan bahwa kelemahan kita terletak pada

berbagai fenomena yang benkaitan dengan orang

lain dan diri sendiri.

Dengan menjadi lebih pencaya diri saat berbicara

 

di depan orang banyak, dengan cara, teknik,

metode, dan mindset yang benar, Anda akan lebih

berhasil dalam memimpin, menjual, dan dalam

presentasi. Plus, Anda juga akan lebih benhasil

 

dalam mengelola dan mengoptimalkan potensi diri

Anda, papar Akuntan lulusan STAN 1996 ini.

Sopa kembali menekankan bahwa dengan menjadi

 

lebih percaya diri berbicara di depan orang

banyak, maka seseorang akan menjadi lebih

percaya diri berhubungan dengan orang lain, dan

lebih percaya diri mengelola diri sendiri. Workshop

EDAN dapat membantu seseorang dengan

melatihnya melalui media public speaking. Hal ini

dikarenakan public speaking mempunyai beberapa

kelebihan. Di antaranya lebih mudah daripada

metode lainnya, lebih mencerminkan dunia nyata,

lebih urgent, dan langsung berdampak pada

kesuksesan seseorang.

Kalau seseorang lebih percaya diri dalam

berbicara, dia lebih percaya diri dalam mencapai

kesuksesan. Jika anggota tim kita lebih percaya diri

dalam berbicara, tim kita memiliki peluang lebih

besar untuk mencapai kesuksesan. Jika orang-orang

di dalam perusahaan kita Iebih percaya diri dalam

berkomunikasi, perusahaan kita makin mendekati

kesuksesan.

Berkat kegigihan Sopa untuk terus belajar dan

meningkatkan keahliannya, dia kini sering diminta

menjadi pembicara untuk topik motivasi dan

pengembangan diri. Produk yang dijual dan laris di

pasaran kini, tidak hanya workshop EDAN, namun

juga berbagai produk yang disesuaikan dengan

kebutuhan pelanggan. Tema yang ditawarkan juga

semakin berkembang dari waktu ke waktu. Hasilnya

saat ini, Sopa telah masuk dalam jajaran motivator

dan pembicara publik terkemuka di Indonesia.

 

Dari Buku: Rahasia Jadi Entrepreneur Muda – Kumpulan kisah para pengusaha muda yang sukses berbisnis dari nol, Penulis: Faif Yusuf, Penerbit: DAR! Mizan

Iim Rusyamsi, Mantan Manajer Perusahaan Multinasional yang Kini Sukses Berbisnis di Dunia IT

Lantaran yakin dengan prospek dalam bisnis IT

disertai dengan kompetensi diri yang kuat, Iim

Rusyamsi memfokuskan diri dalam usaha yang

berbasis IT, education, dan Internet. Sebenarnya

dunia ini sama sekali bukanlah dunia baru baginya.

Iim berkecimpung di dunia IT sejak mengambil kuliah

pada Jurusan Teknik Informatika. Salah satu core

bisnisnya saat ini adalah penyelenggara training

center IBM AS/400 (www.400education.com).

Selain menjadi konsultan dalam bidang IT,

beberapa usaha yang dikeoIanya adalah PT SP

 

Prima (hardware service center) dan Yayasan

Pendidikan Sejahtera. Selain itu, Iim juga aktif di

komunitas bisnis Tangan Di Atas (TDA) sebagai

koordinator dalam bidang IT. Berkat

kepemimpinannya, Iim telah membantu lahirnya 20

orang pebisnis baru untuk berwiraswasta di bidang

ritel komputer di Mangga Dua Square.

Perjalanan bisnis Iim dimulai sejak 2000 ketika

dia masih mencari bentuk bisnis komputer yang

tepat. Pencairannya tersebut berujung pada

dibukanya sebuah toko komputer di Harco Mangga

Dua pada 2000 itu juga. Kemudian pada 2003, Iim

mulai membangun bisnis dalam bidang jasa IT

helpdesk outsourcing. Akhirnya, baru pada 2005,

dia menemukan satu jasa di bidang komputer yang

masih jarang disentuh oleh pebisnis komputer lainnya.

Pada 2005 inilah Iim membangun bisnis jasa

perbaikan komputer dan periperalnya di bawah

bendera PT Salira Putra Prima (SP Prima). Satu

tahun kemudian, lahirlah merek usaha

dokterkomputer.com. Dengan mengambil spesialisasi

dan keunikan ini, Iim berharap para pasien yang

kebanyakan adalah korporasi, lebih akrab dengan

perusahaannya dalam menggunakan jasanya.

Dokterkomputer.com mengkhususkan diri dalam

jasa di bidang perbaikan dan perawatan komputer,

printer, notebook, monitor, dan perangkat keras

lainnya. Layanan yang diberikan, meliputi layanan

gratis untuk antar jemput perangkat keras yang

sakit atau rusak, layanan pemberian back-up unit,

 

layanan garansi selama 2 (dua) bulan, dan jaminan

suku cadang asli.

Selain itu, dokterkomputer.com pun menganjurkan

 

“pasien” korporatnya untuk melakukan kontrak

pemeliharaan dalam waktu tertentu sehingga

mereka merasa nyaman dan terus sehat untuk

semua peralatan infrastruktur komputernya.

Layanan antar jemput perangkat keras yang

sakit atau rusak ini, akan membuat “pasien” merasa

nyaman. Mereka tidak lagi terjebak dalam

kemacetan dan berpanas-panasan di jalanan

menuju pusat komputer di Mangga Dua atau Glodok.

Karyawan dan dokterkomputer.com-lah yang akan

menjemput perangkat keras untuk diperbaiki. Dan

lebih nyaman lagi, mereka akan memberikan

back-up unit jika perangkat keras tersebut

diharuskan untuk dirawat inap. Garansi jaminan

keaslian suku cadang yang lebih lama, diharapkan

akan membuat pasien lebih percaya diri untuk

menggunakan jasanya.

Dengan berbagai layanan tersebut, Iim berharap

 

pasien korporatnya akan lebih produktif dan

berkonsentrasi dalam mengembangkan IT untuk

perusahaan mereka. Biarlah dokterkomputer.com

yang akan memberikan perawatan dan perbaikan

perangkat keras mereka sehingga mereka tidak lagi

dipusingkan dengan urusan perangkat keras.

Iim juga membangun portal khusus untuk para

‘pasien’ yang dapat di klik di

http://www.dokterkomputer.com. Portal tersebut berisikan

berita terbaru dari dunia komputer dan IT sehingga

 

para “pasien korporat, tidak tertinggal dengan

update teknologi mutakhir. Selain itu, kolom klinik

dokter komputer pun tersedia di portal tersebut

sehingga arsip-arsip dan praktik kedokteran

komputer serta tanya jawab dengan pasien

tersimpan dengan rapi, dan dapat terus diakses

oleh “pasien”.

“Untuk membuat pasien kami lebih mudah

menghubungi dan berinteraktif dengan kami, kami

pun memberikan layanan dokter jaga di portal kami.

Para dokter pun akan stand-by melalui layanan

yahoo messenger untuk siap memberikan jawaban,

atau layanan lainnya yang berhubungan dengan

perangkat keras mereka,” papar mantan Project

Manager sebuah perusahaan multinasional ini. Para

pasien atau kiien juga diberikan fasilitas mailing list

sehingga mereka dapat berinteraktif langsung

dengan dokterkomputer.com maupun pasien lainnya.

Untuk menyebarkan informasi tentang perusahaan ini,

 

Iim menggunakan Internet sebagai sarana

promosi. Selain itu, pada setiap perangkat keras

yang telah disembuhkan pun, ditempeli label yang

tertulis, “Hardware ini sakit? Hubungi

dokterkomputer.com”. Selain itu, para “dokter yang

berkunjung ke pasien-pasien korporat tersebut

selalu menggunakan seragam kedokteran

(t-shirt/kemeja/jaket) yang bertuliskan

dokterkornputer.corn di belakangnya.

Dalam berbisnis, Iim Rusyamsi selalu mengacu

pada visi dan misi perusahaan yang telah

ditetapkan. Visi dan misi perusahaannya juga selalu

 

dievaluasi, karena dia yakin visi dan misi adalah hal

penting yang terus berkembang.

Visi dan misi kadang terlupakan oleh kebanyakan

 

orang dalam memulai bisnis. Banyak orang

yang memulai bisnisnya tanpa mempunyai visi yang

jelas. Visi bisnis haruslah sesuatu yang mungkin

sulit tercapai, namun pasti kita akan dapat

mencapainya di masa yang akan datang. Visi pun

haruslah kita set agar kita menjadi yang terbaik

dalam bisnis yang kita lakukan di wilayah kita,

bahkan seluruh dunia. Visi merupakan impian yang

hendak kita wujudkan dan memberikan gairah dalam

berusaha.

Vlsi yang kita buat haruslah dapat memberikan

inspirasi dan spirit kepada seluruh team member

dalam bisnis. Bagaimana kita menuju visi yang kita

sudah buat. Misi adalah roadmap untuk mencapai

visi tersebut. Mission statement meliputi siapa

kita, bisnis apa yang kita sedang lakukan, siapa

customer yang kita inginkan, dan apa yang

membedakan kita dengan yang lainnya, papar pria

yang sering tampak kalem ini.

Semenjak memutuskan diri menjadi pengusaha,

banyak perubahan yang dialami Iim Rusyamsi, baik

 

dari segi pola pikir maupun kebiasaan sehari-hari.

 

Yang pasti Iim merasa kini dia bisa lebih menikmati

kehidupannya. Saat ini, dia hanya

membutuhkan waktu kurang dari 10 menit

 

dari rumah menuju kantor. 11m memang tinggal

 

di dekat kawasan Kota Baru Bandar

Kemayoran, Jakarta Pusat. Sementara kantor

bisnisnya saat ini ada 3. Yang pertama, di

Kemayoran yaitu PT Mitra Global Sejahtera, yang

ditempuh hanya S menit dari rumah. Yang kedua,

toko komputer di Mangga Dua Square yang bisa

ditempuh kurang dari 10 menit. Dan yang ketiga di

Mangga Dua Square juga.

Dulu sewaktu tinggai di Cengkareng dan berkantor

 

di Sudirrnan, Iim sering mengalami

kesuntukan di jalan setiap hari, selain itu juga

sangat boros bahan bakar dan tol. Pada 2003, dia

memutuskan untuk menjadi pengusaha dan

memberikan jabatannya kepada rekan kerja yang

membutuhkan. Pada 2004, dia pindah rumah

sebagai saiah satu strategi hidup untuk

mendapatkan kebebasan waktu yang lebih banyak.

Saiah satu impian Iim dari dulu adaiah

mendapatkan kebebasan waktu. Saat ini pada pagi

hari, dia masih bisa bermain dengan anak-anaknya

dan kadang berkantor dulu di rumah. Sore hari,

biasanya dia sudah di rumah dan belajar bersama

anak-anak. Kemana pun istrinya minta diantar, dia

seiaiu siapkan waktunya.

Iim pun tidak ketinggaian untuk dapat mengantar

 

anak-anaknya pergi les/kursus. “Yah,

kebebasan ini hanya bisa kita ciptakan sendiri,

harus ada cara yang berbeda untuk mendapatkan

hasil yang beda. Kita sendiriiah yang menciptakan

keadaan ini,” tutur Iim dengan bangga.

 

Untuk itu, dia menciptakan beberapa usaha

dengan kantor tidak jauh dari rumahnya sehingga

dia bebas kapan saja akan pergi ke kantor dan

pulang ke rumah. Dengan cara ini, dia tidak begitu

merasakan kemacetan yang ada, karena jika

memang ada kemacetan, dia tidak pergi pada saat

jam-jam macet tersebut. Dia bebas mengatur

waktu pergi kapan saja dia mau. Hal ini membuat

Iim merasa waktunya dapat lebih produktif untuk

kantor dan berkualitas untuk keluarga.

Dengan kondisi ini, Iim dapat juga bermasyarakat

 

di lingkungan sekitarnya. Terkadang pada

malam hari, dia yang kebetulan jadi ketua RT, dapat

berkumpul dengan warga dan petugas keamanan

atau kebersihan di lingkungan rumahnya. Iim juga

dapat aktif di kegiatan masjid, karena dia juga

mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pengurus

yayasan masjid di dekat rumahnya. Jadi,

keseimbangan dalam bisnis dan sosial pun harus

bisa kita atur, kata Iim.

Ada tips yang pernah diterapkan Iim sehingga

dia bisa berbisnis secara smart di Internet. Tips

tersebut adalah menggunakan IT untuk membawa

pesan-pesan emosional kepada customer sehingga

 

mereka mendapatkan emotional benefit selain

thing benefit. Sebelum kita memberikan emotional

 

benefit kepada customer, pastikan

seluruh tim dalam bisnis kita merasa feel good.

Kecanggihan IT juga menyebabkan perubahan

pada faktor emosional pelanggan yang naik-turun.

Arus informasi menyebabkan kondisi emosi

pelanggan dapat berubah dengan cepat. Kita perlu

memberikan sentuhan khusus pada teknologi dari

produk bisnis kita yang dapat mengakomodasi

kebutuhan emosional pelanggan yang bersifat lebih

personal, papar Iim menjelaskan salah satu kiatnya.

Di samping itu, Iim menyarankan untuk bergabung

 

dengan komunitas yang berhubungan

dengan produk yang kita tawarkan. Akan lebih baik

lagi jika kita bisa secara aktif terlibat dalam

kegiatan atau diskusi dalam komunitas tersebut,

untuk dapat menyelami kebutuhan dan keinginan

konsumen. Di samping itu, menjaga hubungan baik

menjadi kunci sukses berikutnya.

 

Dari Buku: Rahasia Jadi Entrepreneur Muda – Kumpulan kisah para pengusaha muda yang sukses berbisnis dari nol, Penulis: Faif Yusuf, Penerbit: DAR! Mizan

Ade Hidayat, Berani Memulai Usaha Langkah Awal Kesuksesan Bisnis Pulsa Selulernya

Banyak orang yang menginginkan punya bisnis

sendiri, tetapi hanya sedikit saja yang berani

mewujudkannya. Keberanian di sini tentu

mempunyai arti yang lebih luas. Termasuk di

dalamnya keberanian berpikir di luar jalur pemikiran

orang kebanyakan, berani memikirkan hal-hal yang

tidak pernah dipikirkan oleh orang lain, berani

berpikir ke luar dari jalur berpikir logika rasional,

berani dicemooh, atau diremehkan orang lain.

Memulai berbisnis memang terbukti tidak harus

dengan modal sendiri. Dengan modal keyakinan dan

 

tekad yang kuat, kendala modal selalu bisa diatasi.

Hal itulah yang dilakukan oleh Ade Hidayat, pemuda

yang tinggal di daerah Banten. Tepat pada 13

Februari 2007, Ade berhasil mengambil alih sebuah

counter usaha seluler di daerah Serang, Banten.

Walaupun saat itu modalnya belum cukup, namun

berkat keinginannya yang kuat dan presentasi yang

meyakinkan, Ade berhasil mengajak temannya untuk

meminjamkan sejumlah uang sebagai modal. Dia pun

kini sudah mempunyai bisnis seluler sebagai hasil

take over dan diberi nama Pandu Seluler.

Bisnis penjualan pulsa dan aksesori handphone

memang sudah merebak di mana-mana. Untuk itu,

Ade berusaha keras untuk memberikan sentuhan

yang berbeda. Pelayanan kepada pelanggan selalu

ditingkatkan agar mereka menjadi pelanggan yang

loyal. Dampaknya, bisnis yang dirintisnya kini

menunjukkan perkembangan yang positif. Omzet

terus meningkat dari bulan ke bulan. Dengan

peningkatan omzet yang signifikan ini, gaji

karyawan pun meningkat karena Ade memberikan

insentif penjualan untuk memotivasi mereka.

Margin keuntungan pada bisnis seluler memang

tidak sebesar bisnis lainnya. Untuk itu, Ade selalu

menekankan pada tingginya volume penjualan. Saat

ini, Ade bisa menikmati keuntungan kotor sekitar

8% dan omzet, sementara keuntungan bersihnya

sekitar 4%. Namun, seiring dengan meningkatnya

keterampilan dan pengetahuan supplier, maka

margin keuntungannya semakin lama semakin besar.

Hasil yang didapat Ade langsung diputar lagi

 

untuk membesarkan volume usaha. Dia bertekad

tidak mengambil keuntungan untuk keperluan

pribadinya dulu sebelum usahanya berjalan dengan

baik. Suatu saat jika bisnis saya sudah

berkembang di banyak tempat, barulah saya akan

memetik hasilnya. Saya ingin menjadi bos di

perusahaan saya sendiri, ujar Ade Hidayat dengan

nada optimis.

Setelah menjalankan outlet Pandu Seluler selama

 

enam bulan, Ade semakin yakin dengan

prospek pada bisnis ini. Dia pun membuka cabang

Pandu Seluler 2 pada 4 Agustus 2007. Outlet Pandu

Seluler yang ke-2 ini kondisinya lebih luas dan

permanen. Lokasinya yang terletak di Jalan Raya

Cilegon Km 2 Kepandean Serang ini, boleh dibilang

cukup strategis. Terbukti, belum lama dibuka, tapi

omzet penjualannya terus menunjukkan

peningkatan yang positif. Omzet tersebut didukung

oleh jumlah transaksi per hari yang bisa mencapai

90 transaksi. Sementara kalau sedang sepi, sehari

minimal terjadi 50 kali transaksi.

Ade Hidayat kini telah menjadi sub dealer Dompet Pulsa XL.

 

Saat ini setidaknya sudah ada 6 Chip

DPXL yang dipakai di counter-counter. Setiap 2-3

hari sekali Ade mengunjungi counter-counter untuk

menagih setoran. Yang mereka bayar hanya yang

sudah terjual. Keuntungannya memang tidak terlalu

banyak, karena yang dia dapat hanya potongan

harga dari dealer. Tapi dengan pengisian yang

kontinyu, dia berharap hasilnya akan semakin meningkat.

 

Walaupun kios yang disewanya cukup sederhana

 

dan tidak terlalu besar, ternyata bisa

membukukan omzet yang cukup besar. Ade tidak

pernah gentar setiap kali ada pesaing baru yang

masuk. Dia yakin rezeki tiap orang sudah diatur oleh

Allah, yang tetap konsisten dengan kemurahan

Allah-lah yang akan mendapatkan banyak.

Salah satu kiatnya yang diterapkan adalah

dengan menyediakan stok secara lengkap. item

yang terjual lambat (slow moving) dan untungnya

kecil pun tetap disediakannya karena kelengkapan

sangat disukai pembeli. Ade hanya perlu mengatur

agar stok yang lambat tersebut tidak terlalu banyak

volumenya.

Salah satu misi sosial Ade dalam berbisnis adalah

 

berupaya menyejahterakan para karyawan agar

mendapatkan penghasilan yang layak. Sementara

misi spiritualnya menjemput rezeki yang Allah

tebarkan di muka bumi, dan menebarkannya kembali

kepada orang yang berhak menerimanya. Untuk

itulah dia selalu optimis karena Allah tidak akan

menyianyiakan usaha hamba-Nya.

Dalam rangka menyejahterakan karyawan, Ade

juga memberikan insentif dari hasil penjualan, selain

gaji tetap tentunya. Otomatis semakin maju dan

tinggi angka penjualan, maka karyawan juga akan

semakin sejahtera. Dia yakin karyawan yang

sejahtera akan bekerja dengan baik dan loyal pada

pekerjaannya. lnsya Allah saya akan terus

menaikkan upah karyawan yang disesuaikan dengan

omzet penjualan, papar ayah dua anak ini.

 

Selain mempunyai misi utama untuk memberikan

 

kesejahteraan pada karyawan, Ade juga

bermimpi suatu saat nanti bisnis ini akan menjadi

penopang utama ekonomi keluarga. ‘Saya berharap,

ini adalah kontribusi saya buat warga Cilegon dan

Serang agar terbangun dari tidurnya. Janganlah

hanya berharap bisa bekerja pada orang lain, tapi

ciptakanlah lapangan kerja baru. Alhamdulillah,

dengan 2 counter seluler tersebut, saya sudah

mempekerjakan 2 orang karyawan. Tahun depan

insya Allah minimal 5 karyawan yang bergabung

dengan perusahaan saya, ungkap Ade dengan optimis.

Perjalanan hidup Ade Hidayat sendiri mengisyaratkan

 

sebuah perjuangan yang tidak kenal

lelah. Tercatat sudah lebih dari 11 tahun dia

bekerja. Beberapa perusahaan telah dia singgahi.

Ade bahkan pernah mengajar di beberapa SMA dan

bimbingan belajar. Setelah malang melintang

sebagai karyawan, impiannya saat ini adalah

bekerja di perusahaan sendiri sebagai entrepreneur.

Langkah mewujudkan impian tersebut telah

dimulai pada Januari 2006. Ade mulai merancang

apa yang akan dia kerjakan di masa mendatang.

Target 10 tahun ke depan sudah dia buat. Dia pun

fokus pada target tersebut. Saat ini, target usaha

yang saya canangkan telah tercapai, bahkan

beberapa poin melampaui target yang sudah dia

buat pada bulan Januari 2006.

Ade percaya dengan prinsip “like attracts like”.

Apa yang ingin dia capai akan tercapai, alam

 

semesta akan mendukung apa yang diupayakan.

Walaupun saat ini masih bekerja sebagai karyawan,

namun suatu saat nanti, beberapa tahun lagi bisnis

yang dirintisnya akan menjadi pekerjaan utama. Dan

seragam kekaryawanan ini akan dia lepaskan

dengan bangga tanpa mengharap pesangon. Dalam

berbisnis, dia menemukan kepuasan batin yang

selama ini dia dambakan.

Langkah pertama telah dilakukan, tinggal

menunggu langkah-langkah selanjutnya yang

membutuhkan komitmen, kesabaran, ketabahan,

dan rasa syukur. hambatan, rintangan, dan

kegagalan justru akan membuat kita lebih kreatif

untuk mencari cara lain, strategi jitu, dan inovasi,

kata Ade dengan nada yang meyakinkan.

Dalam perjalanan bisnisnya, Ade Hidayat menarik

 

beberapa benang merah bahwa dalam

berbisnis diperlukan beberapa hal di antaranya

adalah kesetiaan terhadap partner bisnis,

memberikan manfaat sebesar-besarnya pada

customer, mendidik karyawan secara baik dan

benar, fokuskan pada keahlian, jalin silaturahmi

dengan semua pihak, dan selalu menepati janji. Dia

juga menegaskan pentingnya fokus pada bisnis

tertentu dan perlunya mempelajari strategi bisnis

orang-orang yang telah sukses.

Dalam menjalani kehidupannya, Ade Hidayat

begitu terinspirasi dengan sebuah kisah seorang Pak Tani.

Alkisah, zaman dahulu kala ada seorang

petani miskin yang hidup dengan seorang

 

anaknya. Mereka hanya memiliki seekor kuda

kurus yang sehan-hari membantu mereka

 

menggarap ladang yang tidak seberapa

luasnya. Pada suatu hari, kuda Pak Tani

satu-satunya tersebut menghilang, lari begitu

saja dari kandang menuju hutan.

Orang-orang di kampung yang mendengar

berita itu berkata, Wahai Pak Tani, sungguh

malang nasibmu. Pak Tani hanya menjawab,

Malang atau beruntung, aku tidak tahu.

Keesokan harinya, ternyata kuda Pak Tani

tersebut kembali ke kandangnya, dengan

membawa 100 kuda liar dari hutan. Segera

saja ladang Pak Tani yang tidak seberapa luas

dipenuhi oleh 100 ekor kuda jantan yang gagah

perkasa. Orang-orang dari kampung

berbondong datang dan segera mengerumuni

koleksi kuda-kuda yang berharga mahal

tersebut dengan kagum. Para pedagang kuda

segera menawar kuda-kuda tersebut dengan

harga tinggi, untuk dijinakkan dan dijual. Pak

Tani pun menerima uang dalam jumlah

banyak, dan hanya menyisakan satu kuda liar

untuk berkebun membantu kuda tuanya.

Orang-orang kampung yang melihat peristiwa

 

itu berkata, Wahai Pak Tani, sungguh

beruntung nasibmu. Pak Tani hanya

menjawab, Malang atau beruntung, aku tidak

tahu …

Keesokan hariinya, anak Pak Tani pun dengan

 

penuh semangat berusaha menjinakkan

 

kuda barunya. Namun, ternyata kuda tersebut

terlalu kuat sehingga pemuda itu jatuh dan

patah kakinya.

Orang-orang kampung yang melihat peristiwa

 

itu berkata, Wahai Pak Tani, sungguh

malang nasibmu. Pak Tani hanya menjawab,

Malang atau beruntung, aku tidak tahu …

Pemuda itu pun terbaring dengan kaki

terbalut untuk menyembuhkan patah kakinya.

Perlu waktu lama hingga tulangnya yang patah

bisa pulih kembali. Keesokan harinya,

datanglah Panglima Perang Raja ke desa itu.

Dan memerintahkan seluruh pemuda untuk

bergabung menjadi pasukan raja bertempur

melawan musuh di tempat yang jauh. Seluruh

pemuda pun wajib bergabung, kecuali yang

sakit dan cacat. Anak Pak Tani pun tidak harus

berperang karena dia cacat.

Orang-orang kampung berurai air mata

melepas putra-putranya bertempur, dan

berkata, Wahai Pak Tani, sungguh beruntung

nasibmu. Pak Tani hanya menjawab, malang

atau beruntung, aku tidak tahu ….

Ade sangat terinspirasi dengan sikap Pak Tani

yang sering disebut, non-judgement. Sebagai

manusia, kita memiliki keterbatasan untuk

memahami rangkaian kejadian yang diskenariokan

Sang Maha Sutradara. Apa-apa yang kita sebut hari

ini sebagai kesialan, barangkali di masa depan

baru ketahuan adalah jalan menuju

keberuntungan, kata Ade menjelaskan.

 

Maka, orang-orang seperti Pak Tani di atas,

berhenti untuk menghakimi kejadian dengan label

beruntung, sial dan sebagainya. Karena,

siapalah kita ini menghakimi kejadian yang

kita sungguh tidak tahu bagaimana hasil akhirnya

nanti. Seorang karyawan yang dipecat perusahaannya,

 

bisa jadi bukan suatu kesialan, manakala

ternyata status jobless-nya telah memecut dan

membuka jalan bagi dirinya untuk menjadi bos besar

di perusahaan lain.

 

Hadapi badai kehidupan sebesar apa pun.

Tuhan takkan lupa akan kemampuan kita. Kapal

hebat diciptakan bukan untuk dilabuhkan di

dermaga saja, kata Ade memperkuat pemahamannya.

Memulal bisnis ibarat membuat sebuah bola

salju, kemudian kita mencoba menggelindingkannya.

Mungkin di awal-awal masih belum begitu terlihat

mencolok perubahannya, tapi ketika bola salju terus

digelindingkan, semakin lama akan membesar dan

terus membesar. Itulah salah satu hukum bisnis.

Kalau kita tekun menjalankannya, akan semakin

 

besar pula bisnis yang kita jalankan. Ketekunan

dalam menggelindingkan atau menjalankan roda

bisnis inilah yang akan menjadikan bisnis semakin

besar. Jadi kuncinya, segeralah memulai berbisnis

dan jangan ragu-ragu. Kemudian tekunlah dalam

menjalankannya sehingga bisnis kita akan semakin

besar dan semakin kuat.

 

Dari Buku: Rahasia Jadi Entrepreneur Muda – Kumpulan kisah para pengusaha muda yang sukses berbisnis dari nol, Penulis: Faif Yusuf, Penerbit: DAR! Mizan